<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>---just-exploring-myself---</title>
	<link>http://drmwn.blogsome.com</link>
	<description>ordinary journey of very ordinary person</description>
	<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 01:18:59 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>The Six Mistakes of Man</title>
		<link>http://drmwn.blogsome.com/2009/11/12/the-six-mistakes-of-man/</link>
		<comments>http://drmwn.blogsome.com/2009/11/12/the-six-mistakes-of-man/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 01:18:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>munawar</category>
		<guid>http://drmwn.blogsome.com/2009/11/12/the-six-mistakes-of-man/</guid>
		<description><![CDATA[	
The delusion that personal gain is made by crushing others.
	The tendency to worry about things that cannot be changed or corrected. 
	Insisting that a thing is impossible because we cannot accomplish it.
	Refusing to set aside trivial preferences.
	Neglecting development and refinement of the mind, and not acquiring the habit of reading and studying.
	Attempting to compel others [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<ol>
<li>The delusion that personal gain is made by crushing others.</li>
	<li>The tendency to worry about things that cannot be changed or corrected. </li>
	<li>Insisting that a thing is impossible because we cannot accomplish it.</li>
	<li>Refusing to set aside trivial preferences.</li>
	<li>Neglecting development and refinement of the mind, and not acquiring the habit of reading and studying.</li>
	<li>Attempting to compel others to believe and live as we do.</li>
	</ol>
	<ol>
<li>Berkhayal bahwa keuntungan pribadi dibuat dengan menghancurkan orang lain.</li>
	<li>Cenderung khawatir tentang hal-hal yang tidak dapat diubah atau diperbaiki.</li>
	<li>Bersikeras bahwa suatu hal adalah mustahil hanya karena kita tidak dapat mencapainya.</li>
	<li>Menolak untuk menyisihkan perkara-perkara yang sepele.</li>
	<li>Mengabaikan kegiatan pengembangan dan perbaikan pikiran, dan tidak memiliki kebiasaan membaca dan belajar.</li>
	<li>Berusaha memaksa orang lain untuk percaya akan sesuatu hanya karena kita percaya dan hidup darinya.</li>
	<p><small><i>copy-paste dari <b><a href="http://drmwn.blogsome.com/go.php?u=http%3A%2F%2Fphilramble.wordpress.com%2F2005%2F01%2F07%2Fcicero-the-six-mistakes-of-man%2F+&amp;i=0&amp;c=d0219ebcfef257fceb458bd4a09782e489f86edc">cicero-the-six-mistakes-of-man </a></b>dan dibantu <b>Google Translate</b></i></small>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drmwn.blogsome.com/2009/11/12/the-six-mistakes-of-man/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>&#8230;sekedar menghidupkan kembali blog ini&#8230;.</title>
		<link>http://drmwn.blogsome.com/2007/12/05/sekedar-menghidupkan-kembali-blog-ini/</link>
		<comments>http://drmwn.blogsome.com/2007/12/05/sekedar-menghidupkan-kembali-blog-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2007 16:29:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Lain-lain</category>
		<guid>http://drmwn.blogsome.com/2007/12/05/sekedar-menghidupkan-kembali-blog-ini/</guid>
		<description><![CDATA[	Sudah lama banget blog ini tidak saya tengok. Sampai sampai ada beberapa comment yang tidak segera saya moderasi. Mohon maaf karena ternyata tanggapan pembaca yang mestinya saya moderasi tidak terkirim ke  e-mail address saya. Maklum sewaktu mendaftar ke www.blogsome.com saya menggunakan alamat e-mail kantor. Dan ternyata ada kebijakan dari our IT guys yang memblokir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img src='/images/Syakilangelamun.jpg' alt="Syakila ngelamun" align="left" height="150" border="0" />Sudah lama banget blog ini tidak saya tengok. Sampai sampai ada beberapa <em>comment</em> yang tidak segera saya moderasi. Mohon maaf karena ternyata tanggapan pembaca yang mestinya saya moderasi tidak terkirim ke  <em>e-mail address </em>saya. Maklum sewaktu mendaftar ke <a href="http://drmwn.blogsome.com/go.php?u=http%3A%2F%2Fwww.blogsome.com&amp;i=0&amp;c=4b2ec11d2befd2d727462f140afe37097b83d3c9">www.blogsome.com </a>saya menggunakan alamat <em>e-mail</em> kantor. Dan ternyata ada kebijakan dari <em>our IT guys</em> yang memblokir semua surat yang menggunakan alamat yahoo.com. Mungkin sudah saatnya saya memindahkan alamat moderasi saya ke tempat lain.</p>
	<p><img src='/images/SyakilanLumba.jpg' alt=''Syakila n Lumba" align="right" width="150" border="0"/>Berhubung saya belum juga punya ide untuk posting-posting berikutnya, saya tampilkan beberapa foto anak saya saja yah. Kalau yang belum kenal, namanya Syakila, saat ini usianya sudah lewat 3 tahun. Kepenginnya sih saat ini sudah ada adiknya, tapi sampai saat ini ibunya Syakila belum ada tanda-tanda bakal hamil lagi. Doa&#8217;in aja semoga cepet ditambahkan amanah oleh Yang Maha Pemberi, Amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drmwn.blogsome.com/2007/12/05/sekedar-menghidupkan-kembali-blog-ini/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Bahan campuran pada Bensin</title>
		<link>http://drmwn.blogsome.com/2006/05/11/bahan-campuran-pada-bensin/</link>
		<comments>http://drmwn.blogsome.com/2006/05/11/bahan-campuran-pada-bensin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 May 2006 04:24:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Techno</category>
		<guid>http://drmwn.blogsome.com/2006/05/11/bahan-campuran-pada-bensin/</guid>
		<description><![CDATA[	Tahukah Anda bahwa bensin yang dipakai sehari-hari sebagai bahan bakar merupakan hasil pencampuran beberapa komponennya?. Komponen atawa bahan campuran tersebut memiliki struktur hidrokarbon yang berbeda-beda karena merupakan produk atawa hasil proses penyulingan (refinery) minyak bumi yang berbeda-beda pula. Sifat-sifat maupun kualitas bensin yang dijual kepada konsumen dapat dimodifikasi dengan merubah komposisi dari bahan campurannya tersebut.
 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Tahukah Anda bahwa bensin yang dipakai sehari-hari sebagai bahan bakar merupakan hasil pencampuran beberapa komponennya?. Komponen atawa bahan campuran tersebut memiliki struktur hidrokarbon yang berbeda-beda karena merupakan produk atawa hasil proses penyulingan (refinery) minyak bumi yang berbeda-beda pula. Sifat-sifat maupun kualitas bensin yang dijual kepada konsumen dapat dimodifikasi dengan merubah komposisi dari bahan campurannya tersebut.</p>
 Bahan campuran yang ada dalam bensin tersebut a.l:
<li><em>Butane</em> : Gas yang biasa kita jumpai sebagai elpiji alias Liquefied Petroleum Gas (LPG). Bahan ini mempunyai  bilangan oktan yang tinggi dan sebenarnya dapat langsung digunakan sebagai bahan bakar. Butana larut dalam komponen lainnya dan membuat bensin memiliki sifat mampu nyala pada <em>cold-start</em> yang baik.</li>
	<li><em>Straight-run gasoline</em> : Komponen bensin yang dihasilkan proses destilasi minyak mentah, mempunyai bilangan oktan rendah.<a id="more-32"></a></li>
	<li><em>Isomerate</em> : Dihasilkan dari pengubahan farafin rantai lurus (<em>straight-chain paraffins)</em> menjadi farafin rantai bercabang (<em>branched-chain paraffins</em>) melalui proses <a href="http://drmwn.blogsome.com/go.php?u=http%3A%2F%2Fen.wikipedia.org%2Fwiki%2FIsomerisation&amp;i=0&amp;c=b4007dc7bd5bca7464d42622058aae1a6b375cf7">isomerisasi</a> fraksi <em>Straight-run gasoline</em>. Bahan ini memberikan efek pembakaran yang bersih dan peningkatan bilangan oktan.</li>
	<li><em>Reformate</em> : dihasilkan dari proses bentuk ulang berkatalis (catalytic reforming) dari n-alkana menjadi iso-alkana.  Prosesnya dikenal sebagai <strong><a href="http://drmwn.blogsome.com/go.php?u=http%3A%2F%2Fen.wikipedia.org%2Fwiki%2FPlatforming&amp;i=0&amp;c=27e23ff18e2b055655dd798b84706966267fc32b">Platforming</a></strong> atau <em>Catalytic reforming</em> yang menggunakan katalis berupa platina dengan hasil berupa bensin beroktan tinggi. Proses ini merupakan proses terpenting dalam produksi bensin. Biasanya bensin premium memiliki kandungan <em>reformate</em> sebanyak 70%.</li>
	<li><em>Catcracked gasoline</em>:komponen yang dihasilkan dari proses pemecahan (<em>cracking</em>) minyak residu yang mengandung molekul besar dan memiliki titik didih diatas 370 <sup>o</sup>C untuk dijadikan olefin tak jenuh dan molekul bercabang yang memiliki bilangan oktan tinggi. Proses pemecahan ini dibantu dengan katalis</li>
	<li><em>Hydrocracked gasoline</em>: berasal dari proses <em>hydrocracker</em> yang memecah molekul-molekul besar sambil menambahkan hidrogen. Komponen ini mengandung banyak alkana dengan oktan rendah dan dibutuhkan sebagai <em>Catalytic Reformer.</em></li>
	<li><em>Polymerate</em>: dihasilkan dari reaksi alkana ringan (olefin seperti propana dan butana) menjadi olefin berat, memperbaiki bilangan oktan tanpa meningkatkan tekanan uap bensin.</li>
	<li><em>Alkylate</em>: berasal dari proses dimana iso-alkana ringan -yang dihasilkan distilasi utama- (contoh: isobutana) dipadukan dengan alkana ringan (contoh: butana) yang dihasilkan proses <em>catcracker</em> yang menghasilkan komponen beroktan tinggi.</li>
	<li><em>Oxygenates</em>: alkohol dan ether yang mengandung karbon, hidrogen, dan satu atom oksigen.</li>
	<p>Ternyata cukup banyak proses yang harus dilakukan demi menghasilkan bensin yang kita konsumsi saat ini. Pantas lah kalau harganya cukup mahal&#8230;.</p>
	<blockquote><p>Kalau begitu : &#8220;Mari berhemat BBM&#8221;</p></blockquote>
	<p><font size=1>&#8230;disarikan dari beberapa sumber&#8230;..</font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drmwn.blogsome.com/2006/05/11/bahan-campuran-pada-bensin/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Doraemon&#8217;s Theme Song</title>
		<link>http://drmwn.blogsome.com/2006/03/07/doraemons-theme-song/</link>
		<comments>http://drmwn.blogsome.com/2006/03/07/doraemons-theme-song/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Mar 2006 09:05:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Lain-lain</category>
		<guid>http://drmwn.blogsome.com/2006/03/07/doraemons-theme-song/</guid>
		<description><![CDATA[	
konna koto ii na
dekitara ii na
anna yume konna yume ippai aru kedo
	minna minna minna
kanaete kureru
fushigina POKKE de kanaete kureru
sora wo jiyuu ni tobitai na
	(hai! takekoputaa!)
	AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON
	shukudai touban shiken ni otsukai
anna koto konna koto taihen dakedo
	minna minna minna
tasukete kureru
benrina dougu de tasukete kureru
omocha no heitai da
	(sore! tototsugeki!)
	AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON
	anna toko ii na
iketara ii [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img src='/images/Doraemon.jpg' alt='' height="100"/><br />
konna koto ii na<br />
dekitara ii na<br />
anna yume konna yume ippai aru kedo</p>
	<p>minna minna minna<br />
kanaete kureru<br />
fushigina POKKE de kanaete kureru<br />
sora wo jiyuu ni tobitai na</p>
	<p>(hai! takekoputaa!)</p>
	<p>AN AN AN<br />
tottemo daisuki<br />
DORAEMON</p>
	<p>shukudai touban shiken ni otsukai<br />
anna koto konna koto taihen dakedo</p>
	<p>minna minna minna<br />
tasukete kureru<br />
benrina dougu de tasukete kureru<br />
omocha no heitai da</p>
	<p>(sore! tototsugeki!)</p>
	<p>AN AN AN<br />
tottemo daisuki<br />
DORAEMON</p>
	<p>anna toko ii na<br />
iketara ii na<br />
kono kuni ano shima takusan aru kedo</p>
	<p>minna minna minna<br />
ikasete kureru<br />
mirai no kikai de kanaete kureru<br />
sekai ryokou ni ikitai na</p>
	<p>(ufufufu… doko demo DOA!)</p>
	<p>AN AN AN<br />
tottemo daisuki<br />
DORAEMON</p>
	<p>AN AN AN<br />
tottemo daisuki<br />
DORAEMON</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drmwn.blogsome.com/2006/03/07/doraemons-theme-song/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Bahan bakar alternatif (bag.3)</title>
		<link>http://drmwn.blogsome.com/2006/03/03/bahan-bakar-alternatif-bag3-habis/</link>
		<comments>http://drmwn.blogsome.com/2006/03/03/bahan-bakar-alternatif-bag3-habis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Mar 2006 09:19:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Techno</category>
		<guid>http://drmwn.blogsome.com/2006/03/03/bahan-bakar-alternatif-bag3-habis/</guid>
		<description><![CDATA[	Gas to Liquid
	Bahan alternatif lain yang dapat digunakan sebagai pengganti minyak solar konvensional adalah apa yang dikenal sebagai Gas to Liquid (GTL). Konsep dasarnya adalah mengkonversi gas hidrokarbon menjadi cairan hidrokarbon melalui proses Fischer-Tropsch. Input dari proses ini adalah gas alam (natural gas) maupun gas hasil oksidasi batu bara. Sedangkan salah satu output atau produknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><strong>Gas to Liquid</strong></p>
	<p>Bahan alternatif lain yang dapat digunakan sebagai pengganti minyak solar konvensional adalah apa yang dikenal sebagai Gas to Liquid (GTL). Konsep dasarnya adalah mengkonversi gas hidrokarbon menjadi cairan hidrokarbon melalui proses <a href="http://drmwn.blogsome.com/go.php?u=http%3A%2F%2Fen.wikipedia.org%2Fwiki%2FFischer_Tropsch&amp;i=0&amp;c=5e312ff73289b31e7a03132fa41d1b30f566f39c">Fischer-Tropsch</a>. Input dari proses ini adalah gas alam (natural gas) maupun gas hasil oksidasi batu bara. Sedangkan salah satu output atau produknya adalah bahan bakar cair (minyak solar).</p>
	<p>Proses Fischer-Tropsch sebenarnya sudah diperkenalkan sejak 80 tahun yang lalu oleh ilmuwan Jerman, Franz Fischer (1852-1932) dan ilmuwan Ceko, Hans Tropsch (1889-1935). Keduanya bekerja pada Kaiser Wilhelm Institute Jerman pada sekitar tahun 1920-an. Pada mulanya penggunaan proses ini bertujuan untuk mendapatkan bahan bakar cair dari negara yang berlimpah batubara seperti Jerman.</p>
	<p><img src='/images/GTLemission.gif' alt='' align="right"/>Minyak solar yang dihasilkan proses ini memiliki kualitas emisi yang lebih baik daripada minyak solar konvensional. Kandungan <acronym title="Hydro Carbon">HC</acronym> dan <acronym title="Particulate Matter ">PM</acronym> turun hingga 30%, <acronym title="Carbon Monoxide">CO</acronym> turun hingga 40% dan <acronym title="Nytrogen Oxide">NOx</acronym> turun hingga 8%. Kandungan sulfurnya pun sangat rendah, hingga 10 ppm (bandingkan dengan kadar sulfur PertaDEX yang mencapai 300 ppm). Akan tetapi, untuk mendapatkan <em>cost-competiveness</em> (di bawah 1$ per <acronym title="Million British Thermal Unit">MBTU</acronym>) dengan minyak solar konvensional, dibutuhkan cadangan gas yang cukup besar. Selain itu, cadangan gas-nya pun harus berkategori <em>stranded gas reservoir</em>, yaitu cadangan gas yang membutuhkan biaya transportasi besar untuk digunakan langsung (sebagai CNG maupun LNG). Jika tidak, tentu lebih ekonomis untuk mengkonsumsi langsung tanpa melalui proses Fischer-Tropsch. Sebagai informasi, saat ini Shell sudah memproduksi minyak solar GTL dari kilangnya di Bintulu, Malaysia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drmwn.blogsome.com/2006/03/03/bahan-bakar-alternatif-bag3-habis/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>The Years of Living Dangerously</title>
		<link>http://drmwn.blogsome.com/2006/01/18/the-years-of-living-dangerously/</link>
		<comments>http://drmwn.blogsome.com/2006/01/18/the-years-of-living-dangerously/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2006 02:24:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Lain-lain</category>
		<guid>http://drmwn.blogsome.com/2006/01/18/the-years-of-living-dangerously/</guid>
		<description><![CDATA[	Setidaknya ada dua orang mantan kawan sekolah saya yang sudah menikah lebih dari satu kali. Keduanya sudah bercerai dari istri pertama mereka tapi saat ini sudah mendapat gantinya. Ada lagi kawan sepekerjaan yang juga konon baru saja bercerai dari istri pertamanya.Tidak etis rasanya untuk membahas lebih rinci mengenai kehidupan pribadi kawan-kawan tersebut  meski begitu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Setidaknya ada dua orang mantan kawan sekolah saya yang sudah menikah lebih dari satu kali. Keduanya sudah bercerai dari istri pertama mereka tapi saat ini sudah mendapat gantinya. Ada lagi kawan sepekerjaan yang juga konon baru saja bercerai dari istri pertamanya.Tidak etis rasanya untuk membahas lebih rinci mengenai kehidupan pribadi kawan-kawan tersebut  meski begitu besar keingintahuan saya mengapa pernikahan pertama mereka begitu singkat (kurang dari lima tahun). Keingintahuan makin besar karena sejauh pengamatan saya kawan-kawan saya tersebut merupakan pribadi-pribadi yang menyenangkan, sabar, baik hati dan tidak sombong (koq kayak Catatan si Boy :p). Bukankah sifat-sifat tersebut merupakan modal awal yang berharga bagi seorang suami untuk membangun suatu keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah?<a id="more-28"></a></p>
	<p>Konon kabarnya, lima tahun pertama sebuah perkawinan merupakan salah satu masa paling kritis. Lima tahun perkawinan bisa dibilang sebagai <em>Year of Living Dangerously</em>. Analoginya adalah seperti sebuah pesawat yang sedang <em>take-off</em> alias tinggal landas. Kritis karena saat itulah pesawat tengah berupaya mencari &#8220;keseimbangan&#8221; dari sebuah &#8220;mahluk&#8221; darat yang menapak pada landas pacu untuk menjadi sebuah &#8220;mahluk&#8221; angkasa yang harus berpijak pada angin. Kritis karena pada saat take-off lah seluruh tenaga dorong pesawat difungsikan secara maksimal. Tapi saat itu pula seluruh gaya yang menghambat pesawat (gaya tarik bumi, hambantan angin, dll) terjadi dengan saat intensif. Mungkin saat tinggal landas (dan juga saat mendarat) inilah seluruh sistem pesawat difungsikan pada kondisi paling maksimal.</p>
	<p>Begitu pula mungkin sebuah perkawinan. Pada masa awal perkawinan merupakan masa yang paling banyak menguras sumber daya baik fisik maupun emosi pasangan suami istri. Keduanya kadang berlomba untuk menunjukkan besarnya rasa cinta dan pengorbanannya untuk keluarga. Tapi cinta dan pengorbanan yang disampaikan dengan terlalu bersemangat kadang kala justru menimbulkan masalah baru, benturan ego. Benturan ego karena masing-masing menganggap caranya untuk menunjukkan cinta adalah yang terbaik. Bagi suami misalnya, menganggap bahwa dengan mencari materi lebih banyak adalah yang terpenting bagi keluarga. Sebaliknya bagi sang istri misalnya justru memperbanyak waktu kebersamaan dalam keluarga adalah yang terpenting. </p>
	<p>Menurut saya, solusi yang utama untuk mengatasi benturan egoisme adalah dengan memperbesar rasa keikhlasan. Keikhlasan untuk menerima pasangan apa adanya. Sayangnya, keikhlasan menerima kondisi pasangan kita apa adanya sangat mudah untuk diucapkan tapi (bagi saya) sangat susah untuk diterapkan. Kadang ego membuat kita berusaha untuk menjadikan pasangan kita untuk menjadi &#8220;sesuatu yang kita minta&#8221; tanpa peduli apa yang sebenarnya pasangan kita inginkan bagi dirinya sendiri. Syukur-syukur kalau apa yang kita mau bisa idem dengan apa yang diinginkan pasangan kita, potensi konfliknya bisa jadi minimal. Lebih lanjut, bagi saya keikhlasan untuk sedikit menjadi apa yang pasangan kita inginkan juga penting. Apalagi bila yang diminta pasangan kita adalah hal-hal yang mengandung kebaikan yang mungkin selama ini luput dari sudut pandang kita pribadi. Sudut pandang pasangan boleh jadi bagaikan <em>auxiliary mirror</em> pada kendaraan yang sangat membantu mengurangi <em>blind spot</em> saat berkendara.</p>
	<p>Memulai sebuah perkawinan memang sebuah keputusan yang sangat penting dan sulit bagi seseorang, tapi menjaganya jauh lebih sulit. Karena itu saya kadangkala kagum dengan pasangan yang mampu menjaga perkawinannya hingga selama berbelas atau berpuluh tahun bahkan <em>till death do us part</em></p>
	<ol>Mencintai seseorang adalah keindahan</ol>
	<ol>Dicintai seseorang adalah anugerah</ol>
	<ol>Saling menjaga cinta adalah perjuangan</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://drmwn.blogsome.com/2006/01/18/the-years-of-living-dangerously/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
