Doraemon’s Theme Song

konna koto ii na
dekitara ii na
anna yume konna yume ippai aru kedo
minna minna minna
kanaete kureru
fushigina POKKE de kanaete kureru
sora wo jiyuu ni tobitai na
(hai! takekoputaa!)
AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON
shukudai touban shiken ni otsukai
anna koto konna koto taihen dakedo
minna minna minna
tasukete kureru
benrina dougu de tasukete kureru
omocha no heitai da
(sore! tototsugeki!)
AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON
anna toko ii na
iketara ii na
kono kuni ano shima takusan aru kedo
minna minna minna
ikasete kureru
mirai no kikai de kanaete kureru
sekai ryokou ni ikitai na
(ufufufu… doko demo DOA!)
AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON
AN AN AN
tottemo daisuki
DORAEMON
Minyak solar yang dihasilkan proses ini memiliki kualitas emisi yang lebih baik daripada minyak solar konvensional. Kandungan HC dan PM turun hingga 30%, CO turun hingga 40% dan NOx turun hingga 8%. Kandungan sulfurnya pun sangat rendah, hingga 10 ppm (bandingkan dengan kadar sulfur PertaDEX yang mencapai 300 ppm). Akan tetapi, untuk mendapatkan cost-competiveness (di bawah 1$ per MBTU) dengan minyak solar konvensional, dibutuhkan cadangan gas yang cukup besar. Selain itu, cadangan gas-nya pun harus berkategori stranded gas reservoir, yaitu cadangan gas yang membutuhkan biaya transportasi besar untuk digunakan langsung (sebagai CNG maupun LNG). Jika tidak, tentu lebih ekonomis untuk mengkonsumsi langsung tanpa melalui proses Fischer-Tropsch. Sebagai informasi, saat ini Shell sudah memproduksi minyak solar GTL dari kilangnya di Bintulu, Malaysia.