Bahan Bakar Alternatif (bag.2)
e-diesel
Penggunaan etanol sebagai alternatif minyak diesel (solar) dilatarbelakangi oleh pemakaian etanol sebagai salah satu aditif minyak bensin. Campuran 5 ~ 15% volume etanol atau ethyl alcohol (C2H5OH) dengan minyak solar kemudian dikenal sebagai e-diesel. Keunggulan utama BBA e-diesel ini adalah kelimpahruahan sumbernya (dan juga mampu diperbaharukan) yaitu dapat berasal dari jagung, tebu, gandum dan produk-produk pertanian lainnya. Konon di Amerika Serikat sana, beberapa negara bagian yang memiliki sumber daya pertanian kuat sangat antusias untuk mengembangkan e-diesel ini.
Sedangkan keunggulan lainnya adalah mesin yang menggunakan e-diesel ini akan menghasilkan sedikit emisi gas buang yaitu debu/PM yang lebih rendah hingga 41%, NOx turun hingga 5%, CO turun hingga 27%. Selain itu penggunaan e-diesel juga mengurangi potensi green-house effect karena menghasilkan emisi CO2 yang lebih sedikit (bahkan dibandingkan dengan yang dihasilkan biodiesel), serta production cost yang lebih baik daripada biodiesel. (more…)