—just-exploring-myself—

December 26, 2005

Tahiyatul masjid

Filed under: munawar

Mana yang lebih utama, menghormati manusia atau menghormati masjid?

Pertanyaan diatas selalu muncul dalam benak saya setiap kali menghadiri ibadah Jum’at. Kebetulan hampir setiap Jum’at saya shalat di Masjid Astra. Karena letaknya di kompleks pabrik dan perkantoran, shalat Jum’at disana selalu penuh sesak. Belum lagi keberadaan pasar dadakan yang kian meramaikan suasana Mesjid Astra sebelum maupun setelah shalat Jum’at berlangsung.

Kita maklum, karena satu dan lain hal tidak semua orang dapat hadir ke peribadatan Jum’at sebelum adzan berkumandang . Lumayan banyak jemaah yang baru datang setelah khatib naik mimbar. Biasanya mereka yang terlambat langsung mencari lokasi shaf di deret belakang atau serambi mesjid. Namun ada juga yang “memaksa” mencari shaf yang ada di bagian dalam (utama) masjid. Setelah dapat, biasanya setelah senyum kanan kiri, sang jamaah yang terlambat melakukan shalat tahiyat masjid alias shalat sunah sebagai penghormatan kepada mesjid. Lalu, dimana masalahnya? Bukankah memang sangat dianjurkan oleh nabi untuk memperbanyak ibadah pada hari Jum’at?

(more…)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here