<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Bahan Bakar Alternatif, dari minyak sawit hingga etanol (bag.1)</title>
	<link>http://drmwn.blogsome.com/2005/12/21/bahan-bakar-alternatif-dari-minyak-sawit-hingga-etanol-bag1/</link>
	<description>ordinary journey of very ordinary person</description>
	<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 04:33:17 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: Januardi</title>
		<link>http://drmwn.blogsome.com/2005/12/21/bahan-bakar-alternatif-dari-minyak-sawit-hingga-etanol-bag1/#comment-18</link>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 10:06:19 +0000</pubDate>
		<guid>http://drmwn.blogsome.com/2005/12/21/bahan-bakar-alternatif-dari-minyak-sawit-hingga-etanol-bag1/#comment-18</guid>
					<description>Biodisel mahal, harga pokok produksinya saja diatas Rp. 8.000 per liter, jadi maaf, maaf, maafkan saya bila berkata : Bio diesel is bull shit !
Kita butuh bahan bakar yang realistis untuk kelangsungan hidup kita, yang semakin hari semakin berat, bila teman-teman berfikiran realistis (dapur tetap ngebul) pakai cara ini: ini cara tidak untuk diterapkan pada automotiv, cara ini diterpkan pada industrial burner, 3 liter oli bekas ditambah 1 liter minyak tanah (harga industri) = didapatkan penghematan sebesar Rp. 4500 per liter bila dibanding memakai solar industri dengan calorific value yang kurang lebih sama, 
&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;Secara cost untuk hari ini biodiesel di Indonesia mungkin masih bull-shit. Seperti tertulis dalam posting saya, cost memang menjadi kelemahan aplikasi biodiesel. Tapi bukankah kurva harga minyak bumi memiliki trend monoton naik?. &lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Biodisel mahal, harga pokok produksinya saja diatas Rp. 8.000 per liter, jadi maaf, maaf, maafkan saya bila berkata : Bio diesel is bull shit !<br />
Kita butuh bahan bakar yang realistis untuk kelangsungan hidup kita, yang semakin hari semakin berat, bila teman-teman berfikiran realistis (dapur tetap ngebul) pakai cara ini: ini cara tidak untuk diterapkan pada automotiv, cara ini diterpkan pada industrial burner, 3 liter oli bekas ditambah 1 liter minyak tanah (harga industri) = didapatkan penghematan sebesar Rp. 4500 per liter bila dibanding memakai solar industri dengan calorific value yang kurang lebih sama, </p>
	<blockquote><p><em>Secara cost untuk hari ini biodiesel di Indonesia mungkin masih bull-shit. Seperti tertulis dalam posting saya, cost memang menjadi kelemahan aplikasi biodiesel. Tapi bukankah kurva harga minyak bumi memiliki trend monoton naik?. </em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: rini</title>
		<link>http://drmwn.blogsome.com/2005/12/21/bahan-bakar-alternatif-dari-minyak-sawit-hingga-etanol-bag1/#comment-17</link>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 08:16:15 +0000</pubDate>
		<guid>http://drmwn.blogsome.com/2005/12/21/bahan-bakar-alternatif-dari-minyak-sawit-hingga-etanol-bag1/#comment-17</guid>
					<description>saya membutuhkan infomarsi untuk proses minyak jelantah menjadi bahan bakar.makasih
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>saya membutuhkan infomarsi untuk proses minyak jelantah menjadi bahan bakar.makasih
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
